Cara Pasang Keramik Baru di Atas Keramik Lama 

Renovasi lantai sering kali dianggap proyek berat karena proses pembongkaran yang berdebu dan memakan waktu. Namun, dengan metode Tile-on-Tile (keramik di atas keramik), bisa memangkas waktu kerja hingga 50%. Kunci keberhasilan metode ini terletak pada persiapan permukaan yang benar dan penggunaan perekat khusus yang mampu mengikat dua material keras.

Bisakah Pasang Keramik di atas Keramik Lama?

Secara teknis, jawabannya sangat bisa. Dalam dunia konstruksi modern, menumpuk keramik baru di atas yang lama atau dikenal dengan metode tile-on-tile sudah menjadi praktik yang lumrah untuk efisiensi.

Namun, metode ini tidak bisa dilakukan sembarangan. Pastikan keramik dasar dalam kondisi prima: tidak ada yang goyang, retak parah, atau berbunyi nyaring (kopong) saat diketuk. Jika pondasi lamanya stabil, ini adalah jalan pintas terbaik untuk memperbarui lantai tanpa drama pembongkaran.

Pasang Keramik di Atas Keramik Pakai Apa?

Kesalahan terbesar dalam metode ini adalah menggunakan semen pasir biasa. Permukaan keramik lama memiliki lapisan glaze (kaca) yang licin dan minim pori (non-porous), sehingga semen biasa tidak akan bisa menempel.

Untuk itu membutuhkan material khusus yang berfungsi sebagai perekat keramik di atas keramik. Semen perekat harus memiliki polymer yang dapat mencengkeram keramik baru agar terkunci kuat dan tidak melorot. 

Berikut adalah langkah demi langkah (step-by-step) cara pasang keramik baru di atas keramik lama menggunakan mortar instan  ECO-480 Perekat Keramik di atas Keramik.

Tahap Pengecekan Lantai Lama

Pertama, pastikan tidak terdapat masalah keramik popping (terangkat) dan kopong pada lantai lama yang akan ditimpa keramik baru. 

Kedua, lakukan pengecekan suara dengan  mengetuk setiap ubin keramik lama dengan tongkat atau gagang sapu.

Jika terdengar bunyi nyaring atau kopong, tandanya keramik tersebut sudah tidak menempel baik pada dasarnya.

Jika terdapat keramik yang kopong tersebut, lepas dan tambal dengan adukan semen hingga rata dengan permukaan sekitarnya. Jangan menumpuk keramik baru di atas keramik lama yang sudah goyang atau kopong.

Persiapan Permukaan (Surface Preparation)

Langkah ini sering diabaikan, padahal tanpa persiapan permukaan yang matang adalah penyebab utama kegagalan renovasi.

  1. Pembersihan Total: Pastikan keramik lama bebas dari debu, minyak, lapisan lilin, atau sisa sabun. Minyak adalah musuh utama perekat; gunakan cairan degreaser jika perlu.
  2. Chipping (Opsional tapi Disarankan): Untuk menambah daya cengkeram mekanis, Anda bisa melukai atau mencacah permukaan keramik lama (membuat baretan kasar) menggunakan palu atau gerinda di beberapa titik.
  3. Lembapkan Permukaan: Sebelum aplikasi, lap permukaan keramik lama dengan kain basah agar lembap (kondisi SSD), namun pastikan tidak ada genangan air.

Proses Aplikasi ECO-480 Perekat Keramik di atas Keramik (Step-by-Step)

Ikuti langkah pencampuran dan aplikasi ini agar ECO-480 bekerja maksimal:

Langkah 1: Pencampuran (Mixing)

  • Tuangkan air bersih ke dalam bak adukan (ember) secukupnya.
  • Masukkan bubuk ECO-480 secara bertahap sambil diaduk.
  • Gunakan mixer elektrik untuk hasil yang homogen dan bebas gumpalan. Aduk hingga konsistensi seperti pasta gigi yang kental.
  • Penting: Diamkan adukan selama 3-5 menit agar reaksi kimia polimer bekerja sempurna, lalu aduk kembali sebentar sebelum dipakai.

Langkah 2: Aplikasi dengan Roskam Bergerigi

  • Tebar adukan ECO-480 di atas keramik lama.
  • Wajib Gunakan Roskam Bergerigi (Notched Trowel), ratakan adukan menggunakan sisi bergerigi roskam dengan sudut kemiringan 60 derajat.
  • Fungsi gerigi ini adalah untuk mengontrol ketebalan perekat dan menyediakan jalan keluar bagi udara agar tidak terjebak di bawah keramik baru (mencegah kopong).

Langkah 3: Pemasangan Keramik Baru

  • Tempelkan keramik baru di atas adukan yang sudah diratakan.
  • Tekan dan geser sedikit keramik untuk memastikan full coverage (perekat menempel rata di balik keramik).
  • Pukul perlahan menggunakan palu karet untuk memadatkan posisi dan meratakan ketinggian.

Pengaturan Jarak Nat

Jangan pasang keramik terlalu rapat atau gunakan tile spacer untuk menjaga jarak nat minimal 2-3 mm. Celah ini berfungsi sebagai ruang muai-susut (expansion joint) agar keramik tidak meledak di kemudian hari akibat perubahan suhu.

Tahap Penyelesaian (Finishing)

Setelah semua keramik terpasang, biarkan perekat mengering sempurna.

  • Jangan injak lantai setidaknya selama 24 jam.
  • Setelah perekat kering, cabut spacer dan isi celah antar keramik menggunakan pengisi nat berkualitas ECO-453 untuk menyempurnakan tampilan dan mencegah air merembes.

Kesimpulan

Dengan mengikuti langkah di atas dan menggunakan ECO-480, lantai baru terpasang kokoh, rapi, dan siap digunakan dalam waktu singkat. Tidak ada lagi keraguan mengenai kekuatan tile-on-tile selama Anda mempercayakannya pada perekat yang tepat.

Dapatkan produk ECO-480 Perekat Keramik di atas Keramik dengan klik di sini atau menghubungi 62821-1212-9800.