Renovasi lantai sering kali dianggap proyek berat karena proses pembongkaran yang berdebu dan memakan waktu. Namun, dengan metode Tile-on-Tile (keramik di atas keramik), bisa memangkas waktu kerja hingga 50%. Kunci keberhasilan metode ini terletak pada persiapan permukaan yang benar dan penggunaan perekat khusus yang mampu mengikat dua material keras.
Secara teknis, jawabannya sangat bisa. Dalam dunia konstruksi modern, menumpuk keramik baru di atas yang lama atau dikenal dengan metode tile-on-tile sudah menjadi praktik yang lumrah untuk efisiensi.
Namun, metode ini tidak bisa dilakukan sembarangan. Pastikan keramik dasar dalam kondisi prima: tidak ada yang goyang, retak parah, atau berbunyi nyaring (kopong) saat diketuk. Jika pondasi lamanya stabil, ini adalah jalan pintas terbaik untuk memperbarui lantai tanpa drama pembongkaran.
Kesalahan terbesar dalam metode ini adalah menggunakan semen pasir biasa. Permukaan keramik lama memiliki lapisan glaze (kaca) yang licin dan minim pori (non-porous), sehingga semen biasa tidak akan bisa menempel.
Untuk itu membutuhkan material khusus yang berfungsi sebagai perekat keramik di atas keramik. Semen perekat harus memiliki polymer yang dapat mencengkeram keramik baru agar terkunci kuat dan tidak melorot.
Berikut adalah langkah demi langkah (step-by-step) cara pasang keramik baru di atas keramik lama menggunakan mortar instan ECO-480 Perekat Keramik di atas Keramik.
Pertama, pastikan tidak terdapat masalah keramik popping (terangkat) dan kopong pada lantai lama yang akan ditimpa keramik baru.
Kedua, lakukan pengecekan suara dengan mengetuk setiap ubin keramik lama dengan tongkat atau gagang sapu.
Jika terdengar bunyi nyaring atau kopong, tandanya keramik tersebut sudah tidak menempel baik pada dasarnya.
Jika terdapat keramik yang kopong tersebut, lepas dan tambal dengan adukan semen hingga rata dengan permukaan sekitarnya. Jangan menumpuk keramik baru di atas keramik lama yang sudah goyang atau kopong.
Langkah ini sering diabaikan, padahal tanpa persiapan permukaan yang matang adalah penyebab utama kegagalan renovasi.
Ikuti langkah pencampuran dan aplikasi ini agar ECO-480 bekerja maksimal:
Jangan pasang keramik terlalu rapat atau gunakan tile spacer untuk menjaga jarak nat minimal 2-3 mm. Celah ini berfungsi sebagai ruang muai-susut (expansion joint) agar keramik tidak meledak di kemudian hari akibat perubahan suhu.
Setelah semua keramik terpasang, biarkan perekat mengering sempurna.
Dengan mengikuti langkah di atas dan menggunakan ECO-480, lantai baru terpasang kokoh, rapi, dan siap digunakan dalam waktu singkat. Tidak ada lagi keraguan mengenai kekuatan tile-on-tile selama Anda mempercayakannya pada perekat yang tepat.
Dapatkan produk ECO-480 Perekat Keramik di atas Keramik dengan klik di sini atau menghubungi 62821-1212-9800.
Hubungi kami